Friday, December 15, 2017

Fungsi dan Kegunaan dari Jenis-Jenis Grafik yang Ada di Platform Meta Trader

Sahabat trader Indonesia, didalam platform metatrader atau mt4 ada 3 jenis grafik yang disediakan yaitu line chart, bar chart dan candlestick chart. Masing-masing chart ini mempunyai fungsi dan kegunaannya sendiri.


Line Chart

https://www.tokopedia.com/jagoanforex


Line chart atau grafik garis pada platform mt4 disusun berdasarkan harga penutupan dari setiap pair sesuai time frame yang digunakan, kemudian data-data harga penutupan ini dihubungkan dengan sebuah garis, misalnya pada pair GBPUSD dengan timeframe H1, maka line chart ini disusun berdasarkan data penutupan yang terjadi setiap jam dari pair tersebut.

Line chart ini sangat berguna bagi sahabat trader yang menggunakan analisa teknikal dengan pola harga sebagai acuan dalam menjalankan aktifitas tradingnya. Di grafik ini sahabat trader bisa melihat, memprediksi dan memastikan pola harga seperti Doble Top, Doble Bottom, Head and Shoulder, dll yang akan terbentuk maupun yang sedang terjadi dipair tersebut.


Bar Chart

https://www.tokopedia.com/jagoanforex


Bar chart atau grafik bar ini mewakili rentang perdagangan yang terjadi pada suatu pair atau komoditas dalam periode tertentu. Periode ini bisa dalam rentang waktu yang cukup singkat seperti satu menit, lima menit atau dalam rentang waktu menengah selama satu jam, empat jam bahkan tersedia pula dalam periode terlama seperti bulanan, atau selama satu tahun.

Grafik bar memiliki sebuah tonjolan kecil di sebelah kiri untuk mewakili harga pembukaan (open) dan tonjolan kecil di sisi kanan yang berfungsi untuk menunjukkan harga penutupan (close).


Candlestick Chart

grafik ini pertama kali ditemukan dan dikembangkan oleh pedagang beras di Jepang yang bernama Munehisa Honma pada tahun 1800an. Grafik jenis ini menggunakan batang lilin sebagai simbolnya yang menggambarkan pergerakan harga suatu pair dalam rentang waktu tertentu.

https://www.tokopedia.com/jagoanforex

Candlestick chart memiliki tubuh dan bayangan, dimana tubuh dari batang lilin ini mewakili pergerakan harga selama pembukaan ( Open ) dan penutupan ( Closing ), sedangkan bayangan dari batang lilin ini merupakan jarak harga tertinggi dan terendah yang terjadi pada suatu periode atau time frame.

Dalam perkembangannya candlestick chart ini memiliki pengaruh yang luar biasa bagi trader teknikal disemua bursa perdagangan didunia, baik bursa saham, komoditas maupun Forex. Pembahasan yang lebih lengkap dan menyeluruh tentang candlestick chart ini akan disajikan pada artikel selanjutnya.

Salam Profit!!!


Wednesday, October 11, 2017

Analisa Harian 11 Oktober 2017. Pair GBPCAD dan USDCHF

Sahabat trader Indonesia, bagaimana kabar anda semua? Bagaimana perkembangan pelajaran trading forex yang sahabat trader lakukan, sudahkah mengalami kemajuan yang pesat?

Kali ini admin akan membagikan analisa harian supaya sahabat trader lebih bersemangat dalam belajar trading, bukan 1 analisa tetapi langsung 2 analisa sekaligus. Bagaimana tidak keberatan kan kalau admin minta sahabat trader untuk subscribe di blog dan fanspage kami?? 

1. Pola Inverted Head and Shoulder
Silahkan sahabat trader lihat di metatrader masing-masing pada pair GBPCAD, di pair ini telah terbentuk pola inverted Head and Shoulder yang  terjadi pada timeframe H1, dimana pola ini menawarkan potensi pergerakan kurang lebih 163 poin.

Jika level harga 1.65205 bisa ditembus kemudian diikuti dengan adanya candle bar yang lepas atau tidak menyentuh garis neckline sama sekali maka sahabat trader bisa melakukan open posisi Buy atau sahabat trader berlaku sebagai BUYER.

Pola I-HNS ini menawarkan potensi keuntungan sebesar 163 poin atau ketika harga telah mencapai level 1.6688, sedangkan posisi Cut Loss bisa diletakkan diujung kepala dari pola ini atau dilevel 1.6359. Jika sahabat trader memiliki pertimbangan masing-masing dalam menentukan level cut lossnya silahkan diterapkan. 

Untuk lebih jelas dan detailnya, silahkan lihat gambar berikut ini.



2. Pola Double Bottom
Sekarang mari berpindah pada pair USDCHF, di pair ini ada pola double bottom yang terjadi pada timeframe D1 dengan potensi pergerakan kurang lebih 300 poin.


Lebih jelasnya lihat gambar berikut ini


Target profit dari pola double bottom ini  sebesar 300 poin atau ketika harga telah menyentuh angka 1.0123 sedangkan penentuan level stop loss bisa diletakkan pada posisi 0.9418.

Analisa ini menggunakan metode klasik dengan menerapkan price pattern atau pola harga disertai dengan metode Hutang Spport Resistance. Perlu admin ingatkan bahwa kerugian yang terjadi akibat mengikuti analisa ini bukanlah menjadi tanggung jawab admin.


Happy Trading,
Salam Profit

Monday, October 9, 2017

Cara Aman dan Mudah Belajar Trading Forex

Sahabat Trader Indonesia, trading merupakan bisnis yang beresiko tinggi dimana bagi trader pemula haruslah diingat seberapa besar resiko yang siap anda tanggung. Hampir dalam semua jenis bisnis selalu ada 2 kemungkinan, apakah anda akan meraih keuntungan atau mengalami kerugian?


Namun yang pasti trading ini bukanlah judi karena sahabat trader bisa menjelaskan mengapa harga bergerak naik atau turun sesuai pola maupun tren harga yang terjadi sesuai hasil analisa sahabat trader.

Adakah Cara Aman dan Tanpa Modal untuk memulai trading di Forex market? 
Mungkin ada beberapa dari anda yang ingin mencoba terjun di dunia trading forex tapi masih ragu-ragu dalam melakukan deposit di broker tertentu, jika ini problem yang anda hadapi maka artikel ini bisa menjadi jawaban masalah anda.

Sekarang ini ada beberapa broker yang menawarkan kepada para trader baru untuk memulai aktifitas tradingnya di broker tersebut tanpa perlu melakukan deposit, program ini biasa dinamakan "No Deposit Bonus".

Apakah No Deposit Bonus itu?
Ini merupakan strategi pemasaran dari pihak broker untuk menarik lebih banyak investor menjadi pelanggannya. Ketika anda telah mendaftar pada suatu broker, maka anda akan memperoleh sebuah akun yang didalamnya telah tersedia sejumlah dana yang bisa anda transaksikan.

Dana yang ada di akun itulah modal anda untuk bertransaksi, ketika anda mengalami kerugian transaksi di akun tersebut maka pihak broker tidak akan meminta ganti rugi kepada anda. Sebaliknya ketika anda memperoleh keuntungan di akun ini, anda bisa melakukan penarikan dana atas keuntungan tersebut.

Tentu saja yang bisa anda withdraw atau cairkan hanya keuntungannya saja sedangkan modal awal yang diberikan broker tidak bisa anda cairkan. Pencairan dana keuntungan ini bisa anda lakukan jika anda telah memenuhi beberapa syarat dan ketentuan yang sudah ditetapkan oleh broker tersebut.

Dengan membuka dan memiliki akun jenis "No Deposit Bonus" ini anda bisa melakukan analisa harga pada suatu pair mata uang, anggaplah modal dari broker ini sebagai uang anda pribadi sehingga anda akan berusaha sekuat tenaga menjaga uang atau modal anda agar tidak sampai hilang.


Jika anda sudah merasa yakin dan mahir melakukan analisa dalam dunia trading forex, langkah berikutnya mungkin anda bisa membuka akun real dengan modal uang pribadi anda. 

Salam Profit.

Friday, September 22, 2017

Tips Memilih sesi Trading dan Pair yang Tepat

Sahabat trader Indonesia, dalam melakukan transaksi perdagangan di pasar forex, setiap trader memiliki ciri khas atau kebiasaan masing - masing. Sebagai contoh mungkin ada diantara sahabat trader yang melakukan transaksi hanya pada 1 pair dan tidak melakukan transaksi di pair lainnya, selain itu mungkin ada juga sahabat trader yang memilih melakukan transaksi hanya di pagi hari atau malam hari saja.


Trading di Pagi Hari
Jika sahabat trader mempunyai kebiasaan hanya membuka posisi di pagi hari ada baiknya untuk memilih pair mata uang yang memiliki unsur JPY, seperti USD/JPY, EUR/JPY, GBP/JPY, AUD/JPY, NZD/JPY dan CAD/JPY.

Seperti sahabat trader telah ketahui JPY adalah mata uang dari negara Jepang dimana salah satu dari sesi pasar Forex yang perlu kita perhatikan adalah sesi TOKYO. Sesi Tokyo ini berlangsung mulai pukul 08.00 sehingga semua pair yang mengandung unsur JPY akan segera bergerak sesuai kondisi pasar. Jika sahabat trader menginginkan pair dengan spread yang kecil bisa memilih USD/JPY.

Trading Sore Hari
Untuk sahabat trader yang memilih bertransaksi di sore hari pair yang paling banyak direkomendasikan adalah pair yang mengandung unsur USD atau EURO, sebagai contoh pair EUR/USD, USD/JPY, GBP/USD, USD/CAD, USD/CHF dan masih banyak pair lainnya yang bisa menjadi pilihan dalam bertransaksi.

Di sore hari sekitar pukul 14.00 sesi London mulai berlangsung, dimana hal ini akan berimbas pada semua pair mata uang yang mengandung unsur EUR, GBP atau USD akan segera bergerak. Ketika malam hari saat sesi New York dimulai pada pukul 19.00 pair - pair inilah yang selalu memiliki pergerakan dengan poin yang signifikan.



Selain itu sebaiknya sahabat trader menghindari membuka posisi atau bertransaksi saat market akan tutup. Kondisi pasar forex saat akan tutup bergeraknya menyamping atau sideways yang tidak memberikan potensi profit yang menarik kepada para trader.

Selain pemilihan broker yang tepat banyak pertimbangan lain yang harus dipikirkan sebelum anda memilih sebuah pair untuk ditransaksikan, seperti berapa modal yang anda siapkan, berapa lot size yang dipakai dan sesuai dengan modal anda atau deposit anda, berapa banyak nilai kerugian yang siap anda tanggung dalam setiap transaksi, strategi apa yang akan anda gunakan dalam bertransaksi  dan jangan lupa bahwa setiap pair memiliki nilai spread yang berbeda - beda.

Jika sahabat trader ingin bertransaksi dengan spread yang kecil, pilihlah pasangan mata uang atau pair USD/JPY, EUR/USD, GBP/USD dan EUR/GBP. Tentukan juga sesi mana yang sahabat trader bertransaksi apakah sesi london, tokyo, sydney atau new york.


Apapun pilihan pair anda haruslah sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik anda sebagai seorang trader, apakah anda seorang scalper atau swinger.

Monday, September 18, 2017

Tips Meraih Profit dari Pola Wedge

Sahabat trader Indonesia, apakah masih mau melanjutkan pelajaran analisa teknikalnya?
Artikel ini merupakan bagian dari rangkaian artikel yang membahas tentang price pattern atau pola harga, di artikel ini kita akan membahas dan mempelajari tentang pola wedge yang merupakan bagian dari continuation pattern. Jika sahabat trader ingin mengetahui rangkaian artikel sebelumnya bisa klik di masing - masing judul berikut :


Sekarang mari kita mulai pembahasan mengenai pola wedge.
  
Wedge formation
Pola ini merupakan penanda atau sinyal sedang terjadinya konsolidasi harga pada suatu pair mata uang. Pola wedge ini mempunyai 2 varian yaitu Rising Wedge dan Falling Wedge, dimana fungsinya bisa sebagai continuation pattern maupun reversal pattern.


Karakteristik Pola Wedge
- Pola Wedge bisa dikenali dengan memperhatikan kemiringan garis segitiga (tren) yang mengarah ke atas atau ke bawah, dalam arti garis keduanya harus mengarah ke satu arah yaitu ke atas atau ke bawah
- Kemiringan garis pada pola wedge sebagai continuation pattern arahnya harus berlawanan dengan tren yang sedang berlangsung
-  Setiap garis tren yang membentuk pola wedge baik garis bagian atas atau bawah setidaknya harus tersentuh harga minimal 2 kali sebagai konfirmasi bahwa pola wedge ini valid
-  Jika rising wedge ini terbentuk setelah pasar mengalami tren kenaikan harga atau uptrend maka pola rising wedge berfungsi sebagai sinyal pembalikan arah (reversal pattern)
- Pola Rising Wedge jika didahului dengan tren penurunan harga atau downtrend maka pola rising wedge berfungsi sebagai  sinyal berkelanjutan (continuation pattern)
- Pola Falling wedge sebagai sinyal berkelanjutan dianggap valid bila proses terbentuknya diawali dengan harga suatu pair mengalami uptrend
- Pola Falling wedge dianggap sebagai sinyal pembalikan/reversal apabila terbentuknya pola ini harga suatu pair dalam kondisi sedang mengalami tren penurunan harga atau downtrend
- Nilai potensial untuk meraih keuntungan atau target take profit dari pola wedge adalah jarak antara harga tertinggi/high dengan harga terendah/low pada awal pola ini terbentuk.


Sahabat trader Indonesia, demikian pembahasan tentang pola wedge pada artikel kali ini, jangan lupa untuk mengelola dan menerapkan manajemen resiko yang tepat pada setiap transaksi forex anda. 

Monday, September 11, 2017

Bagaimana Memaksimalkan Profit dengan Pola Triangles

Sahabat trader Indonesia, mari kita melanjutkan pembahasan tentang pola harga atau price pattern, artikel ini merupakan sambungan dari 3 artikel sebelumnya, yaitu

Sahabat trader, dalam menganalisa pergerakan harga yang sedang terjadi pada grafik sebuah pair mata uang, dibutuhkan kecermatan dan kesabaran untuk menunggu momen yang tepat sebelum anda memutuskan untuk membuka posisi.


Pada artikel ini kita akan mempelajari Continuation pattern, dimana pola ini dapat memberikan indikasi bahwa tren harga yang sedang terjadi pada sebuah pair memiliki kecenderungan untuk meneruskan pergerakan sesuai dengan tren sebelumnya. Misalnya, kalau pola ini muncul pada saat uptrend maka setelah pola ini terbentuk dan terkonfirmasi maka harga cenderung akan bergerak naik sesuai uptrend tersebut. Hal ini juga berlaku pada saat downtrend, jika pola harga ini terbentuk maka harga pun memiliki kecenderungan turun dan meneruskan downtrend tadi.

Di dalam pola berkelanjutan atau continuational pattern terdapat  beberapa kategori, yaitu
1. Triangles atau segitiga, terdapat 3 jenis
- Symmetrical
- Ascending
- Descending

2. Flag dan Pennant
3. Wedge
4. Rectangle

Sekarang mari kita bahas satu per satu pola diatas

Triangles
Sesuai dengan namanya pola ini memiliki bentuk yang sangat mirip dengan segitiga. Saat pola ini terjadi kondisi pasar bergerak kesamping atau sideways dimana tidak ada kekuatan pasar yang dominan antara pembeli dan penjual, sehingga grafik pergerakan harganya apabila dicermati akan berbentuk mirip segitiga.

Ada tiga jenis triangle:
- Symmetrical triangle
- Ascending triangle
- Descending triangle

Symmetrical triangle atau segitiga simetris
Walau dinamakan segitiga simetris tetapi bentuk dari pola segitiga ini tidaklah benar - benar simetris.



Karakteristik Symmetrical Triangle
- memiliki garis support atau lower line dan resistance atau upper line yang konvergen ( yang dimaksud dengan konvergen adalah jika ditarik garis diagonal dari upper line ke lower line).
- Kondisi harga di pasar sedang berkonsolidasi  atau sideways setelah mengalami tren kenaikan harga atau rally bullish.
- Setidaknya dalam sebuah symmetrical triangle harus terdapa empat titik pembalikan atau reversal point yang terdiri dari dua titik puncak dan dua titik lembah.
- Garis upper line dan lower line harus bisa bertemu di satu titik, titik ini dinamakan titik apex.
- Pola ini memiliki aturan khusus dimana harga harus sudah bisa menembus upper line pada jarak antara 2/3 atau dua-per-tiga hingga ¾ atau tiga-per-empat dari panjang polanya. Panjang pola ini diukur dari jarak baseline ke titik apex. Bila penembusannya kurang dari dari 2/3 atau lebih dari 3/4 maka sinyal dari pola ini dianggap tidak valid
- Pola symmetrical triangle ini juga bisa terjadi saat harga sedang mengalami tren penurunan atau downtrend dengan kecenderungan harga akan terus melanjutkan penurunannya

Ascending triangle
Cara menganalisa pola ini sama dengan pola symmetrical triangle, dengan bentuk yang sedikit berbeda.



Karakteristik Ascending Triangle
- Pola ascending triangle ini dianggap terbentuk jika memiliki  minimal empat reversal point
- Pola ini akan tetap memberikan sinyal bullish tanpa terpengaruh oleh trend sebelumnya
- Pola ascending triangle termasuk dalam jenis continuation pattern yang seringkali muncul pada saat harga sedang mengalami tren kenaikan atau uptrend
- Konfirmasi dari pola ini terjadi jika harga telah menembus level resistance.
- Bila terbetuk pola ascending pattern disaat harga suatu pair sedang mengalami tren penurunan atau  downtrend maka pola ini dianggap sebagai reversal pattern, pola reversal ini dinamakan ascending triangle bottom.




Descending triangle
Pengertian secara sederhana dari pola descending triangle adalah kebalikan dari pola ascending triangle.


Karakteristik Pola Descending Triangle
- Pola descending triangle biasanya terjadi saat harga suatu pair sedang mengalami tren penurunan atau downtrend.
- Konfirmasi atau validasi dari pola ini menunggu harga menembus garis atau level support
- Pola Descending triangle berubah menjadi pola reversal jika muncul pada saat harga sedang uptrend. Pola ini dinamakan Descending Triangle top.


Sahabat trader Indonesia, selain mengetahui secara detail pembahasan pola triangles atau segitiga ini, ada baiknya bagi sahabat trader yang baru saja mulai belajar analisa untuk mulai melatih penglihatan atau mata kita saat melihat grafik sebuah pair. Semakin sering anda melatih penglihatan anda maka anda akan semakin jeli dan cermat dalam melihat sebuah price pattern atau pola harga ini sejak dari awal terbentuknya.


Saturday, September 9, 2017

Pembahasan Detail Pola Head and Shoulders dan Pola Inverse Head and Shoulders

Sahabat trader Indonesia, dalam artikel ini kita akan membahas tentang Pola Triple top dan triple bottom kemudian dilanjutkan dengan pola Head and Shoulders dan Inverse Head and Shoulders. Artikel ini adalah lanjutan dari artikel sebelumnya dengan judul Pembahasan Detail Pola Double Top dan Double Bottom, yang merupakan satu rangkaian dalam reversal pattern.

Pola Triple Top dan Triple Bottom
Secara prinsip kedua pola ini tidak terlalu jauh perbedaannya dengan pola double top maupun double bottom. Hanya ada tambahan satu puncak pada baru pada pola triple top puncak dan pola triple bottom  memiliki tiga lembah.

Pola triple top ini memberikan tanda akan terjadinya perubahan tren yang semula uptrend menjadi downtrend, sedangkan pola triple bottom kebalikannya, yaitu sebagai pertanda akan terjadi perubahan tren dari downtrend menjadi uptrend.

Sebagai catatan untuk sahabat trader Indonesia, ketiga titik lembah atau puncak harga pada pola ini tidak harus berada pada level yang sama persis, namun perbedaannya juga tidak boleh terlalu signifikan atau mencolok. Dengan kata lain, jika dilihat sekilas, ketiga titik lembah tersebut terlihat selevel.



Bila pola triple top dan triple bottom ini terbentuk pada grafik sebuah pair mata uang, pola ini memberikan sinyal yang lebih kuat dibanding pola double top dan double bottom tentang kemungkinan terjadinya reversal atau pembalikan tren.

Pola Head and Shoulders dan Inverse Head and Shoulders
Pola ini termasuk dalam pola reversal yang memiliki tingkat akurasi keberhasilan cukup tinggi. Pola ini merupakan penerapan dari analisa peak-and-trough yang dikemukakan dalam Teori Dow, misalnya  sebuah tren kenaikan  harga dilihat sebagai sebuah periode dimana terjadinya kenaikan harga atau peaks dan trough atau penurunan harga yang berulang - ulang.

Pola Head and Shoulders
Pola ini dinamakan head and shoulders karena bentuk dari polanya yang mirip dengan bentuk kepala dan bahu. Di kalangan trader pemula yang baru saja mulai melakukan analisa teknikal secara mandiri sering terjadi salah persepsi dimana pola ini dianggap sebagai pola triple top atau triple bottom.


Karakteristik pola Head and shoulder
- Langkah pertama dalam proses terbentuknya pola ini dimulai dari shoulder kiri, yang terbentuk ketika harga mencapai puncak tertinggi baru kemudian mengalami koreksi lagi sehingga membuat harga terendah baru.
- Langkah kedua adalah terbentuknya formasi bentuk kepala atau head, yang terjadi ketika harga berhasil melebihi puncak harga tertinggi sebelumnya (shoulder kiri), lalu harga kembali mengalami koreksi dan bergerak kembali mendekati harga terendah yang terbentuk pada shoulder kiri.
- Langkah ketiga adalah pembentukan shoulder kanan, yang terjadi ketika harga bergerak naik lagi tetapi kenaikkannya tidak berhasil melewati harga tertinggi pada head yang diikuti terjadinya penurunan harga lagi dimana level harga yang dicapai hampir sama dengan titik harga di shoulder kiri.
- Target harga dari pola ini diukur berdasarkan ketinggian dari pola head and shoulders, yaitu jarak antara puncak head dengan garis neckline.


Pola ini akan menjadi sebuah sinyal yang semakin kuat apabila terjadi disaat harga sedang mengalami kondisi Bullish atau sedang mengalami tren kenaikan harga. Sahabat trader Indonesia juga dapat menambahkan indikator volume, karena ketika terjadi penembusan harga pada level neckline yang diikuti oleh pergerakan volume perdagangan yang cukup besar mengindikasikan terjadinya aksi SELL atau jual secara besar - besaran.

Pola head and shoulders ini dianggap gagal apabila terjadi pullback dan terbentuk harga baru yang melebihi dari level neckline.

Inverse head and shoulders
Pada proses terbentuknya dari pola Inverse Head and shoulders ini sama dengan pola head and shoulder hanya formasinya saja yang terbalik.



Karakteristik dari pola Inverse Head and Shoulders
- Diawali dengan terbentuknya shoulder kiri, yang terjadi ketika harga turun ke level terendah baru lalu terjadi rebound sehingga harga kembali ke level yang lebih tinggi.
- Proses pembentukan head, terjadi ketika harga berhasil membentuk harga terendah baru dibandingkan level harga terendah shoulder kiri, yang diikuti oleh terjadinya rebound sehingga harga kembali mendekati level harga tertinggi pada shoulder kiri. Pergerakan kelevel tertinggi pada shoulder kiri ini yang membentuk garis neckline pada pola ini.
- Langkah ketiga adalah pembentukan formasi shoulder kanan, dimana adanya aksi jual mendorong harga bergerak turun, namun gagal menembus harga terendah pada head, yang lalu diikuti oleh kembalinya harga ke garis neckline.

- Target harga pada pola ini diukur dari jarak antara ujung head dengan garis neckline.

Friday, September 8, 2017

Pembahasan Detail Pola Double Top dan Double Bottom

Sahabat trader Indonesia, artikel ini merupakan sambungan dari artikel sebelumnya yang berjudul Sinyal Trading : Mengenal Pola Harga Atau Price Pattern, kita telah berkenalan dengan apa itu price pattern. Sekarang mari kita membahas secara detail dan lengkap tentang price pattern ini, dimulai dengan reversal pattern terlebih dahulu.

Reversal pattern

Didalam Pola pembalikkan harga ini terdapat 3 pola harga, yaitu 
1. Pola Double top dan double bottom
Kata top disini biasa diartikan oleh sahabat trader Indonesia sebagai puncak sedang bottom diartikan sebagai lembah. Jadi yang dimaksud double top adalah 2 puncak harga dan double bottom adalah 2 lembah harga.

Kedua pola ini, baik itu pola double top maupun pola double bottom jika dilihat sekilas memang seperti ada dua puncak harga dan dua lembah harga yang berdampingan. Kedua pola ini banyak bertebaran pada grafik pair mata uang dihampir semua timeframe.

Double Top
Pola double top biasanya terjadi di titik tertinggi pada sebuah tren kenaikan harga atau uptrend, yang menjadi tanda bahwa tren naik yang sedang berlangsung mulai melemah dan akan terjadi pembalikan atau reversal.


Karakteristik dari Pola Double top
- Tahap pertama dari pola double top adalah terciptanya harga tertinggi baru selama tren naik atau uptrend berlangsung, setelah membentuk puncak harga baru kemudian harga kembali ke titik awalnya atau titik support.
- Tahap selanjutnya harga akan bergerak kembali menuju level resistance tertinggi sebelumnya, dimana aksi jual kembali mendorong harga kembali ke level support.
- Dengan pengamatan sekilas pola ini berbentuk seperti huruf M
- Proyeksi pergerakan harga dari pola ini dihitung dari jarak antara resistance yang tidak dapat ditembus dengan level supportnya.

Sebagai patokan sahabat trader, harga yang terjadi dalam proses pembentukan pola double top ini tidak harus menyentuh level resistance maupun support dititik harga yang sama, cukup mendekati harga sebelumnya maka pola ini sudah dianggap terbentuk.


Setelah pola double top ini terbentuk, sebaiknya sahabat trader juga melihat volume perdagangan yang terjadi,apakah terjadi kenaikan volume ketika harga berhasil menebus level support. Hal ini untuk memastikan terjadinya konsesi antar pedagang sekaligus  memastikan bahwa pola ini dikonfirmasi oleh seluruh pelaku pasar.

Rasio keberhasilan dari pola double top ini sebesar 60% : 40%, ada kalanya harga mengalami pullback dan kembali lagi ke level awalnya. Potensi terjadinya pullback ketika harga sudah bergerak separuh dari proyeksi pola ini. Misalkan target pergerakan dari pola double top ini adalah 100 pips, maka kemungkinan pullback berpotensi terjadi ketika harga sudah turun sekitar 50 – 60 pips. Jika pullback yang terjadi membuat harga kembali kelevel awal sebelum pola double top ini terbentuk maka pola ini dianggap sudah tidak valid lagi.

Double bottom
Sahabat trader Indonesia, pola Double bottom secara sederhana adalah kebalikan dari pola double top.



Karakteristik pola Double Bottom
- Munculnya pola double bottom biasanya terjadi di ujung tren penurunan harga atau downtrend.
- Double bottom terbentuk ketika sebuah tren penurunan harga membentuk harga terendah baru dalam pergerakannya.
- Pada pola double bottom ini, harga mengalami penurunan sehingga membentuk lembah baru atau support kemudian harga kembali bergerak ke titik awalnya
- Tahap selanjutnya harga akan kembali bergerak menuju level support yang diciptakan sebelumnya dan terjadi aksi jual kembali yang membuat harga kembali ke level resistancenya.
- Pengamatan sekilas pola ini berbentuk seperti huruf W
- Proyeksi pergerakan harga dari pola ini dihitung dari jarak antara support yang tidak dapat ditembus dengan level resistancenya.


Sebaiknya sahabat trader Indonesia juga memperhatikan indikator volume disaat terbentuknya pola ini, karena indikator ini bisa membantu sahabat trader mengetahui apakah harga akan benar-benar berbalik arah sehingga terbentuk tren baru.

Sama seperti pada pola double top, pada pola Double bottom ini dianggap gagal apabila terjadi pullback, dan harga kembali ke titik awal seperti  semula. 

Thursday, September 7, 2017

Sinyal Trading : Mengenal Pola Harga atau Price Pattern

Sahabat trader Indonesia, didalam dunia trading ada berbagai macam trik dan strategi yang sudah ada sejak dulu. Kita mengenal ada yang namanya Price Pattern atau dalam bahasa Indonesia bisa disebut pola harga/formasi harga atau mungkin lebih tepatnya pola yang terbentuk dari pergerakan harga.

Pola – pola harga ini merupakan penerapan dari teori dasar Analisa Teknikal yaitu History repeat itself. Dimana teori ini ditemukan sejak awal abad ke 20, jadi sejak jaman dahulu para trader memang sudah memperhatikan bahwasanya harga memiliki pola - pola khusus yang akan terulang lagi dimasa depan.

Pattern atau Pola ini terdiri dari 2 macam, yaitu reversal pattern atau pola pembalikan dan continuation pattern atau pola keberlanjutan.

Yang dimaksud dengan reversal pattern atau pola pembalikan adalah suatu pola dari pergerakan harga dalam sebuah tren harga yang sedang berlangsung,  apabila muncul pola harga ini pada tren tersebut akan menjadi tanda atau sinyal terjadinya pembalikan dari tren yang  berlangsung, misalnya saat ini tengah terjadi tren kenaikan harga atau uptrend pada pair EURUSD, jika muncul pola reversal ini,  maka ada kemungkinan harga akan mengalami perubahan tren menjadi downtrend, begitu juga sebaliknya.

Sedangkan continuation pattern atau pola keberlanjutan adalah tanda - tanda yang menunjukkan akan berlanjutnya tren yang sedang terjadi, misalnya saat ini sedang terjadi pola penurunan harga pada pair USDJPY lalu muncul continuation pattern maka bisa dipastikan tren penurunan harga atau downtrend pada USDJPY ini masih akan berlanjut.

Ada beberapa pola harga atau price pattern yang termasuk dalam kategori reversal yaitu :
1. Double Top dan Double Bottom
2. Triple Top dan Triple Bottom
3. Head and shoulder dan Inverse Head and shoulder


Sedangkan pola harga atau price pattern yang masuk kategori continuation adalah :
1. Triangle yang masih terbagi lagi menjadi 3 bagian, yaitu:
   - Symmetrical Triangle
   - Ascending Triangle
   - Descending Triangle
2. Flag dan pennant
3. Wedge formation
4. Rectangle formation.

Masing - masing price pattern atau pola harga diatas memiliki syarat - syarat dan ketentuan khusus yang harus dipenuhi sebelum pola harga tersebut dianggap valid, sehingga dapat sahabat trader aplikasikan menjadi sebuah sinyal trading.

Pembahasan secara detail dan mengupas tuntas segala ketentuan dari masing - masing price pattern atau pola harga diatas akan kami lanjutkan pada artikel berikutnya. Jika sahabat trader merasa artikel ini bermanfaat silahkan bagikan ke teman - temannya atau sahabat trader mau mendapatkan notifikasi dari blog ini silahkan subscribe!!